Pelatihan Nasional Jurnalistik

Persyaratan Penulisan Suatu Berita atau Karya Tulis

Bandung – 24/11/2020. Sudah diketahui para wartawan atau para penulis bahwa setiap berita atau karya tulis harus memberikan informasi selengkap-lengkapnya kepada para pembaca. Untuk memenuhi kelengkapan persyaratan penulisan itu salah satu caranya dengan memenuhi unsur 5W + 1H yang ditemukan oleh Rudyard Kipling.
Rudyard Kipling yang juga seorang penulis berkebangsaan Inggris menamai formula 5W + 1H ini sebagai metode kipling. Dengan cara ini, setiap informasi yang didapatkan akan menjadi lebih kaya dan mendalam, sehingga pembaca lebih mengerti dan memahami isi dari berita atau karya tulis tersebut.

Rumus 5W + 1H berisi inti-inti penyususnan dari berita, cerita atau karya tulis. 5W+1H diambil dari kata tanya dalam bahasa Inggris, yaitu what=apa, who=siapa, when=kapan, why=mengapa, where=dimana dan how=bagaimana.

1. Pengertian 5W + 1H
5W 1H adalah sebuah metode yang dilakukan guna mendapatkan informasi secara lebih kaya dan mendalam. Caranya dengan memenuhi atau menanyakan setiap unsur dari 5W 1H tersebut kepada narasumber.

2. Urutan 5W + 1H
What : Apa yang terjadi?
Who : Siapa yang terlibat dalam peristiwa itu?
Why : Mengapa hal itu bisa terjadi?
When : Kapan peristiwa itu terjadi?
Where : Di mana peristiwa itu terjadi?
How : Bagaimana peristiwa itu terjadi?

Dengan memenuhi semua unsur 5W + 1H, pokok informasi dalam penulisan berita akan menjadi lebih lengkap.

3. Contoh Penulisan 5W + 1H
Dalam paragraf eksposisi contoh penulisan 5W 1H dalam ilustrasi artikel sebagai berikut:

Pertumbuhan ekonomi Kota Cimahi selama beberapa tahun terakhir ini mencapai rata-rata 7-8% per tahun. Hal itu karena adanya kegiatan ekonomi yang semakin masif, terutama pada UMKM yang semakin ditingkatkan keahliannya oleh Kamar Dagang Dan Industri Cimahi melalui berbagai pelatihan yang diadakan di Technopark Cimahi. Pemerintah diketahui menggelontorkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 34,1 triliun, sehingga masyarakat Kota Cimahi pun merasakan hasilnya dan Perekonomian masyarakat Kota Cimahi semakin Maju.

Dengan demikian, pendapatan per kapita penduduk Kota Cimahi mencapai beberapa kali lipat. Selain itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk yang dikategorikan miskin juga banyak berkurang dimasa pandemi Covid -19 ini karena dipakainya berbagai lahan tidak produktif untuk di pakai dan di olah dalam bentuk berbagai ladang pertanian dan Perikanan oleh masyarakat Kota Cimahi yang secara langsung atau tidak langsung terdampak pandemi Covid-19, dan juga program panennya dibeli oleh masyarakat sekitar Kota Cimahi dan sekitarnya.

Berikut analisis 5W + 1H contoh berita di atas:

What : Jumlah penduduk miskin berkurang di Kota Cimahi walaupun terdampak pandemi Covid-19.
Who : Masyarakat Kota Cimahi
Why : Pertumbuhan ekonomi rata-rata 7-8%
When : Beberapa tahun terakhir
Where : Kota Cimahi
How : Pemerintah menggelontorkan KUR Rp 34,1 triliun kepada UMKM, sehingga UMKM Cimahi semakin maju.

Demikian penjelasannya pemakaian 5W+1H didalam penulisan berita atau karya tulis yang dapat memudahkan para wartawan/jurnalis atau penulis dalam membuat suatu berita atau karya tulis dan memudahkan pembaca untuk memahami karya tulis atau artikel berita mereka.

(R. Dewi Rahma Sari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *